slide
slide
Prev
Next

Author Archive

Pelepasan Wisudawan Oktober 2021: Alumni MM FEB UGM Bermakna dan Bermanfaat

Written by Irvan Hanavi on . Posted in News

8

Mendekati akhir tahun 2021, Program Studi MM FEB UGM kembali melaksanakan kegiatan Pelepasan Wisudawan Periode Oktober 2021 pada Kamis, 21 Oktober 2021 secara daring.

Ketua Program Studi MM FEB UGM Kampus Yogyakarta, Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D. menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya upacara wisuda pada periode Oktober 2021 sekaligus menyampaikan laporan wisuda untuk Kampus Yogyakarta dan Kampus Jakarta, dilanjutkan dengan membacakan lulusan berpredikat Cumlaude. “Selamat kepada Wisudawan beserta keluarga serta instansi Pengirim Karya Siswa”, ucapnya. Wisudawan periode Oktober 2021 terdiri dari 108 wisudawan dari Kampus Yogyakarta dan 99 dari Kampus Jakarta, yang secara total berjumlah 207 wisudawan, dan tercatat 40 wisudawan lulus dengan predikat Cumlaude. The Best Graduate untuk periode ini yaitu Renaldy Kumoro dari Kampus Jakarta dengan meraih IPK 3,97.

Renaldy Kumoro sebagai perwakilan wisudawan menyampaikan terima kasih kepada segenap dosen, staf program MM UGM, dan ucapkan selamat kepada rekan-rekan wisudawan. “Hari ini merupakan hari yang berbahagia bagi kami para wisudawan, sebagai hasil usaha dan perjuangan kami selama menempuh studi di Program MM FEB UGM”, tuturnya. Baginya, mungkin sebagian besar mahasiswa angkatannya merupakan angkatan yang beruntung karena untuk pertama kalinya MM FEB UGM mengadakan proses belajar mengajar dengan sistem daring. Pembelajaran dengan cara ini bisa memberikan tantangan tersendiri bagi seluruh mahasiswa, dimana cara ini memerlukan perjuangan ekstra. “Program MM FEB UGM yang sudah kita lalui, secara pribadi bagi saya memberikan kesempatan yang luas untuk mencari tahu dosen-dosen yang sangat handal dan berkualitas tinggi, buku-buku dan fasilitas akademik yang mumpuni, serta teman-teman profesional dalam kelas yang sangat expert di bidang masing-masing”, tambahnya. “MM FEB UGM ini memberikan bekal yang dapat saya analogikan sebagai bahan bakar yang menjadikan sumber energi bagi api saya untuk tetap menyala”, kata Renaldy. Renaldy menutup sambutannya dengan pepatah Jawa yang sangat dia sukai, yakni Urip iku sejatine urup, yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi: hidup itu seharusnya menyala. “Oleh sebab itu, mari teman-teman semua, kita sudah memiliki bahan bakar yang sangat banyak dari proses belajar kita di MM FEB UGM ini, tinggal kita nyalakan api motivasi di hati kita, agar kita menjadi pribadi yang terus menyala menjadi terang bagi sekitar kita, dan marilah kita terus menjadi orang yang bermakna dan bermanfaat bagi diri kita, keluarga, sesama, dan negara kita”, pungkasnya.

Prof. Didi Achjari, M.Com. sebagai Dekan FEB UGM periode 2021-2026 juga memberikan ucapan selamat kepada Wisudawan yang telah berhasil meraih gelar MBA dan selamat telah kembali ke dunia nyata yang penuh dengan perjuangan walaupun masih di tengah pandemi yang belum berakhir. Didi menambahkan bahwa tantangan kedepan semakin berat akan tetapi optimis bahwa para wisudawan dapat mengatasi hal ini karena apa yang telah dipelajari di bangku kuliah ini harapannya cukup menjadi bekal bagi para wisudawan untuk survive. “Semoga para wisudawan menjadi pemimpin yang berintegritas, berkarakter kuat, berkomitmen, penuh inovasi, dapat memberikan pengaruh positif dimanapun Saudara berada”, pesannya. “Ubahlah tantangan menjadi peluang, tetaplah mengakar kuat pada nilai-nilai-nilai keUGMan, Panca Prasetya alumni UGM dan menjunjung tinggi nama almamater tercinta”, ucap Didi mengakhiri acara pelepasan wisudawan kali ini. (Humas; Djoko/Foto; Irvan).

1

2

4

3(1)

6

8

Executive Series: How to Build Innovative Operations Strategy Through an Era of Uncertainty

Written by Irvan Hanavi on . Posted in News

Zoom Webinar 24_09_2021 15_57_31

Untuk memberikan pengetahuan serta wawasan tentang bagaimana membangun strategi operasi inovatif melalui era ketidakpastian, Program Studi MM FEB UGM mendatangkan Ardy Nugrahanto Wokas, drg., M.P.H., M.B.E., M.C.S.O., Ph.D., CEO Siaga Medika Hospital Group dalam Executive Series yang dihadiri lebih dari 650 peserta yang terdiri dari mahasiswa MM FEB UGM Yogyakarta dan Jakarta melalui tautan zoom pada Jumat (24-09-2021).

Eko Suwardi, M.Sc., Ph.D. sebagai Dekan FEB UGM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada mahasiswa dan Pengelola MM FEB UGM kampus Yogyakarta dan Jakarta yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan ini yang merupakan wujud MM FEB UGM mendekatkan mahasiswanya dengan para praktisi yang terdiri dari CEO-CEO ternama di Indonesia. “Terima kasih Pak Ardy yang sudah berkenan membagikan ilmu, dan pengalamannya kepada mahasiswa MM FEB UGM di bidang industri, dan harapannya nanti apa yang ada di industri atau di lapangan bisa diteladani oleh mahasiswa”, tutur Eko.

Ardy selaku nara sumber dengan sangat menarik menceritakan kisahnya selama berkuliah di Harvard Medical School University of Harvard dan menyelesaikan S3nya di Imperial College London. Ardy berkata meskipun backgroundnya adalah dokter gigi, tetapi justru saat ini jarang berhubungan dengan pasien, dan lebih banyak berkecimpung di bidang hospital management. Ardy memaparkan bahwa Siaga Medical Hospital Group mempunyai 12 rumah sakit, tetapi hanya tiga rumah sakit yang kepemilikan sahamnya dia miliki 100%. “Jadi pekerjaan saya selain mengontrol, saya juga harus memaksimalkan kinerja tiga rumah sakit tersebut”, ucapnya. Secara business value, rata-rata setiap rumah sakit bisa mencetak revenue 180 billion rupiah setiap tahun karena pelayanannya memang cukup besar dan variasi produknya cukup banyak, tambahnya.

Hal yang menarik dari gambaran bisnis yang Ardy ceritakan adalah ketika berhadapan atau beradaptasi dengan covid-19 Indonesia pada saat awal pandemi, di mana kementerian kesehatan belum mempunyai guidance seperti SOP bagaimana caranya menangani pasien-pasien sehingga angka kematian hampir menjadi berita sehari-hari karena dokter atau perawat tidak tahu bagaimana cara melindungi petugas atau tenaga medis dari serangan virus seperti itu. Centers for Disease Control (CDC) kemudian memberikan rekomendasi-rekomendasi dengan kebijakannya selalu berubah-ubah menyesuaikan. Akhirnya Ardy melakukan konsolidasi dengan tim terkait dan melakukan klusterisasi terhadap faktor-faktor mana yang bisa dikendalikan dan tidak, yakni internal stocks, utilization, dan global purchasing.

Terkadang memang tidak mudah menemukan konektifitas antara ilmu yang dipelajari dengan apa yang nanti akan dihadapi di lapangan, sehingga banyak pelaku bisnis di Indonesia dalam menjalankan bisnisnya tanpa melakukan tahap demi tahap yang tepat. “Kita tidak boleh mengeksekusi sesuatu hanya by instinct, maka bagi mahasiswa yang masih belajar, yakinlah bahwa apa yang Anda pelajari sebenarnya akan menjadi sesuatu yang diperlukan pada saat Anda bekerja nanti dan ilmu yang Anda pelajari harus di implementasi sehingga membuat Kita terminimalisir terhindar dari masalah-masalah ke depannya”, pesan Ardy. “Assesment itu harus ada, dan simpulan strategiknya adalah prinsip bisnis sama, tetapi bagaimana kita bisa menjalankan bisnis dengan baik dimana cost reduction dan efficiency juga tetap harus ada”, pungkas Ardy seraya menutup acara dengan sesi tanya jawab. (Humas; Djoko/Foto; Irvan).

Zoom Webinar 24_09_2021 14_33_06

Zoom Webinar 24_09_2021 14_28_21

Zoom Webinar 24_09_2021 14_42_28

MM UGM Daily: Festival Bisnis Teman, “UKM bisa #BangkitBarengBareng”

Written by Irvan Hanavi on . Posted in News

WhatsApp Image 2021-09-26 at 14.26.01 (2)

MM FEB UGM Yogyakarta, MMUGMDaily, WomenWill Google Busines Group Yogyakarta, dan Jurnal by Mekari menyelenggarakan Festival Bisnis Teman pada 24 September – 2 Oktober 2021 ini secara virtual.

Amin Wibowo, Ph.D. dan Bayu Sutikno, Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga Alumni dan Mahasiswa dapat berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan Festival Bisnis Teman. “Kegiatan ini merupakan jembatan bagi mahasiswa, alumni dalam mempraktekkan bisnis secara nyata”, sambut Amin.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan bagi para pelaku UKM agar bisnisnya semakin dikenal oleh masyarakat, sebagai wadah untuk saling berbagai pengalaman dan belajar, dan ruang untuk saling mendukung melalui #LarisinBisnisTeman dengan semangat #BangkitBarengBareng. Kegiatan inti pada Festival Bisnis Teman ada tiga, yang pertama adalah Business Showcase, Learning, dan #LarisinBisnisTeman.

Setelah melalui proses kurasi, terpilih 51 UKM sebagai tenant Festival Bisnis Teman yang berasal dari berbagai kategori, yaitu food, restaurant & beverages, fashion & accessories, serta digital service. Tenant terpilih akan dipromosikan melalui website dan media sosial FestivalBisnisTeman.com.

Rangkaian acara ini juga dimeriahkan dengan sharing pengalaman dari pelaku bisnis serta pakar yang ahli di bidangnya pada 24 September – 2 Oktober 2021. Sesi success story bersama Ewindha Sari, co-founder GOTOSOVIE; sharing session terkait UMKM go Online bersama Herlin Dwi, CEO Jejualan; Workshop Social Media Hacks bersama Kukuh Sambodo, COO KAMTIV; Workshop Marketplace Hack bresama Herlina Dewi, founder Stiletto Living; Workshop #IamRemarkable by Google bersama Rininta Hanum, Director MyHeart.co; Workshop Tips Mengelola Keuangan untuk Bisnis bersama Jurnal by Mekari.

Dengan adanya agenda ini, harapannya, masyarakat luas bisa belajar lebih jauh tentang bisnis versi MM FEB UGM, dan juga mengajak para pelaku bisnis terus berinovasi di dalam kondisi apapun.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara menghubungkan para pelaku bisnis dengan para stakeholder dan pelanggan, sehingga akan banyak peluang kolaborasi, kerja sama, dan penjualan. Kegiatan ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pemilik bisnis, perusahaan, komunitas, dan siapapun yang tertarik dengan dunia bisnis dan ingin belajar lebih jauh tentang inovasi bisnis di masa sekarang.

Untuk mendapatkan info lebih lanjut bisa langsung klik FestivalBisnisTeman.com atau Instagram @festivalbisnisteman dan agenda ini tidak dipungut biaya.

WhatsApp Image 2021-09-26 at 14.26.01 (2)

WhatsApp Image 2021-09-26 at 14.26.01

WhatsApp Image 2021-09-26 at 14.26.01 (1)

YOGYAKARTA: Jl. Teknika Utara, Yogyakarta, Indonesia 55281
Hotline: 0811-282-3806 | 0811-283-2962 | 0811-283-7919
Telepon: (62) (274) 556912, 515536, 562222, 589384, 511036 | Faksimile: (62) (274) 564388


JAKARTA: Jl. Dr. Saharjo No. 83 Tebet Jakarta Selatan
Hotline: 0813-1686-0011
Telepon: (62) (21) 83700333, 83700339, 83700340 | Faksimile: (62) (21) 83700372 |