slide
slide
Prev
Next

Author Archive

Kunjungan Lapangan Mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management ke Kampung Flory

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.13 AM

Setelah melakukan kunjungan di PIAT UGM untuk kelas Food Security and Sustainable Agriculture, Selasa (18/05/22), 11 mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management (ASEAN MBA) mengikuti Kunjungan Lapangan ke Kampung Flory yang berlokasi di Tridadi, Sleman, DIY. Kunjungan kali ini merupakan kegiatan dari kelas outdoor Urban Planning and Management yang didampingi oleh Dosen Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.

Sudihartono, selaku Pendiri Kampung Flory menjelaskan, tempat wisata ini terbentuk dari inisiatif kelompok pemuda desa yang bernama Taruna Tani pada tahun 2015 silam. Fokus kegiatannya adalah budidaya tanaman hias dan hortikultura, lalu berkembang lagi meningkatkan potensi dalam bentuk budidaya dan edukasi sebagai desa wisata di daerah Sleman. “Kampung Flory ini sudah berdiri selama 7 tahun dan dikelola masyarakat sini. Tempat wisata ini merupakan gagasan masyarakat sekitar untuk mengubah sumber daya yang ada,” jelas Sudihartono.

Saat kunjungan, Sudihartono mengajak berkeliling ke-11 mahasiswa beserta dosen menyusuri setiap area yang dikembangkan oleh pengelola. Zona Taruna Tani merupakan area pertanian yang terdapat berbagai tanaman hias, tanaman buah, dan sentra kuliner. Sedangkan zona Dewi Flory merupakan kawasan desa wisata yang menyajikan jasa penginapan, area outbound, dan sentra kuliner Bali Ndeso serta kedai kopi bernama Kopi Keceh. Kampung Flory ini sebagian besar memanfaatkan air karena lokasinya yang sangat dekat dengan Kali Bedog.

Kegiatan kunjungan bersama mahasiswa ASEAN MBA ini diharapkan mampu memberi gambaran pada penerapan Smart City untuk kelas Urban Planning and Management. Dengan adanya Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang berkesinambungan dan diimplementasikan menjadi Wisata Kampung Flory, maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Arumdari Nurgianti, salah satu mahasiswa ASEAN MBA asal Indonesia membagikan kesannya selama kunjungan ke Kampung Flory. “Ternyata di daerah dekat perkotaan masih ada lingkungan hijau dan tidak melulu hanya soal polusi. Jika kita bisa bekerjasama untuk mengembangkan dan menjaga, lingkungan sekitar perkotaan berpotensi meningkatkan daya saing lewat sumber daya yang ada,” kata Arum. Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama mengenai rekomendasi untuk Kampung Flory mengenai waste management, penggunan solar technology sebagai renewable energy, urban farming, dan community development training. (Humas & Foto; Radiani).

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.15 AM

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.18 AM

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.13 AM (1)

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.13 AM

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.39.57 AM

Kunjungan Lapangan ke PIAT UGM bagi Mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

WhatsApp Image 2022-04-25 at 10.26.07 AM (1)

Salah satu program unggulan MM FEB UGM adalah ASEAN Master in Sustainability Management Program, dimana program ini adalah Kerjasama antara pemerintah Norwegia, AUN dan UGM. Output dari mahasiswa yang terpilih untuk beasiswa penuh program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam transfer pengetahuan dan menciptakan dampak positif terhadap permasalahan keberlanjutan lingkungan yang dihadapi oleh kawasan ASEAN dan global.

Salah satu upaya menambah wawasan praktis para penerima beasiswa unggulan ini, 6 mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management dari MM FEB UGM melakukan Kunjungan Lapangan ke Pusat Inovasi Agroteknologi atau PIAT UGM pada hari Senin (25/04/2022), yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan mengenai Food Security and Sustainable Agriculture. Kegiatan kunjungan lapangan ini didampingi oleh Dosen Prof. Henrik Kofoed Nielsen, Ph.D., dan Rocky Adiguna, Ph.D.

Dr. Ir. Taryono, M.Sc., selaku Kepala Pusat Inovasi Agro Teknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM) menjelaskan mengenai bagaimana pihak manajemen mengelola pusat riset. PIAT UGM yang sebelumnya mengimplementasikan Integrated Farming System, terus berproses hingga saat ini menerapkan Circular Farming System. Keenam Mahasiswa ASEAN MBA dipandu berkeliling menuju beberapa blok yang meliputi persawahan, kolam perikanan, rumah kaca hidroponik, bank genetik dan peternakan. PIAT UGM juga menjadi tempat mengembangkan varietas baru beberapa tanaman yang diawasi ketat oleh petugas terkait. Kegiatan lainnya yakni pengolahan sisa atau sampah dilakukan ke beberapa tahap hingga menghasilkan berbagai produk seperti pakan dan kompos.

Taryono juga menjelaskan tahap-tahap budidaya ikan koi yang dinilai memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi. Pada blok terakhir dilakukan kunjungan ke area sawah dan rumah kaca untuk mengembangkan varietas padi baru. “Dalam penanaman bibit padi dan panen padi sudah menggunakan teknologi modern, dan gerabah sisa panen digunakan sebagai pakan ternak,” lanjutnya.

Sari Fitriani, salah satu mahasiswa ASEAN MBA yang mengikuti kunjungan lapangan mengungkapkan kesannya. “Kunjungan lapangan yang menarik sekali dan banyak hal yang bisa dipelajari di pusat risetnya langsung. Beberapa produk yang ada di PIAT bahkan sudah dikembangkan dan diperjualbelikan. Banyak hal-hal baru yang bisa diimplementasikan kedepannya pada saat kami kembali ke daerah dan negara kami masing-masing”, jawab Sari. (Humas: Radiani/Foto: Irvan).

WhatsApp Image 2022-04-25 at 10.26.07 AM (1)

WhatsApp Image 2022-04-28 at 11.41.23 AM

WhatsApp Image 2022-04-28 at 11.40.51 AM

WhatsApp Image 2022-04-28 at 11.40.28 AM

WhatsApp Image 2022-04-25 at 10.24.04 AM

Temu Alumni Area DIY-Jateng dan Buka Puasa Bersama MBA FEB UGM 2022

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

3

Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MBA FEB UGM) telah mencetak lebih dari 13 ribu lulusan yang tersebar di dalam maupun di luar negeri. Sebagai upaya untuk terus menjaga hubungan baik dengan para alumni ini, Program Studi MBA FEB UGM melakukan acara Temu Alumni sekaligus Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta, Sabtu malam (23/04), yang juga dihadiri oleh civitas akademika MBA FEB UGM.

Prodi MBA FEB UGM sendiri telah melaksanakan rangkaian Temu Alumni di 6 kota besar di Indonesia sebelumnya, yakni di Medan, Lampung, Makassar, Lombok, Denpasar dan Surabaya. Dan acara di Yogyakarta menjadi rangkaian penutup dari seluruh kegiatan Temu Alumni di tahun 2022.

Di hadapan para alumni, Pengelola Prodi MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta Amin Wibowo, Ph.D., menyampaikan sambutan selamat datang dan mengatakan bahwa antara MM dan alumni tidak akan terpisahkan, sekalinya menjadi stakeholder sebagai mahasiswa, maka seterusnya akan terikat dengan kampus ini. Alumni yang membanggakan akan membawa nama harum Program Studi MBA FEB UGM. “Kami merasa tidak ada cara untuk membuat kampus hebat jika tidak bekerja sama dengan para alumni yang hebat. Alumni yang hebat selalu punya tempat di kampus ini, sekaligus kami mengundang untuk recharging silakan datang ke kampus”, tambah Amin.

Prof. Didi Achjari, Ph.D., Dekan FEB UGM memberikan sambutan dan update dari FEB UGM. “Bapak Ibu semua yang sudah berkiprah di dunia nyata bisa mewarnai MBA FEB UGM ini. Alumni dibutuhkan tidak hanya untuk QS Ranking saja tetapi alumni juga dipersilakan untuk datang ke kampus”. Didi juga menambahkan bahwa program pemerintah atau Kemendikbud saat ini, alumni memilki peran yang strategis untuk junior-juniornya dalam melakukan program-program kampus merdeka.

Sambutan diakhiri oleh Pengurus Kafegama MM DIY oleh Bagus Panuntun dan Sekjen Kafegama MM Pusat Risto Samosir. Rangkaian acara Temu Alumni kali ini yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan ditutup dengan Tausiyah dan Buka Puasa Bersama yang disampaikan oleh Dr. Khamim Zarkasih dan diakhiri dengan beramah-tamah antara alumni MBA FEB UGM dan para dosen. (Humas; Radiani/Foto; Irvan).

2

4

1

3

EXECUTIVE SERIES: “Krakatau Steel Strategy Towards Uncertainty in Crisis”

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

i

Kegiatan Executive Series bersama Krakatau Steel diselenggarakan dengan mengusung tema “Krakatau Steel Strategy Towards Uncertainty in Crisis”. Melati Sarnita sebagai Commercial Director of PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai pembicara sekaligus alumni MM FEB UGM membagikan pengalamannya untuk mahasiswa MM FEB UGM secara daring kali ini (22/04/2022).

Gumilang Aryo Sahadewo, Ph.D., sebagai Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama, dan Alumni FEB UGM hadir mengawali acara sambutan. “Sebagai calon inspiring business women dan business men, ini adalah waktu yang luar biasa baik untuk belajar langsung dari Ibu Melati yang dari day to day membuat keputusan-keputusan strategis untuk memastikan bahwa PT. Krakatau Steel bisa berkompetisi secara global dan juga menghadapi krisis dan ketidakpastian”. Gumilang berharap kedepannya FEB UGM berkesempatan menjalin kerjasama dengan PT. Krakatau Steel kedepannya.

Sebagai penghormatan kepada pembicara, Ketua Program Studi MM FEB UGM Kampus Jakarta, Prof. Eduardus Tandelilin, Ph.D., menyerahkan e-certificate kepada Melati Sarnita atas dedikasinya sebagai alumni kepada kampus ini. “Kami ingin memberikan sertifikat untuk apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Melati. Mudah-mudahan dengan sharing pengalaman ini, kedepannya bisa menjalin kerjasama antara Krakatau Steel dengan FEB UGM secara keseluruhan”, tambahnya.

Rocky Adiguna, Ph.D., Sekretaris Program Studi MM FEB UGM Kampus Yogyakarta selaku moderator membuka acara inti dengan mengajak pembicara untuk sharing pengalaman. Sharing ini di mulai dengan pembahasan Business Portoflio dan Produk Baja PTKS Group, Roadmap Cluster 10 juta ton Cilegon, Strategi PTKS (Transformasi, LTSA, Digitalisasi, dan Hilirisasi) dan Pencapaian Kinerja PTKS. “Selama bertahun-tahun, PTKS telah membangun jaringan infrastruktur bisnis supporting yang terintegrasi Cilegon dan di seluruh Indonesia dan menciptakan portofolio bisnis yang lengkap. PTKS juga memiliki cita-cita mencapai kapasitas produksi 10 juta ton baja Cilegon untuk mendukung industri baja nasional sebagai pendorong industri lainnya,” jelas Melati.

PTKS juga telah berhasil melakukan langkah kritis untuk transformasi total. Upaya yang dilakukan adalah restrukturisasi dan awal dari transformasi KS, pembentukan KS Holding.co, serta memperluas dan memperkuat posisi di pasar.  “KS terus melanjutkan inisiatif upaya efisiensi di segala lini dan menunjukkan perbaikan kinerja, termasuk anak perusahaan. Creating Value dengan membentuk sub holding menjadikan anak perusahaan KS sebagai new profit generator,” pungkasnya sambil mengakhiri acara dengan sesi tanya jawab dengan mahasiswa yang sangat menarik. (Humas; Radiani/Sumber Foto; Tangkapan layar Zoom).

pict 2

i

u

YOGYAKARTA: Jl. Teknika Utara, Yogyakarta, Indonesia 55281
Hotline: 0811-282-3806 | 0811-283-2962 | 0811-283-7919
Telepon: (62) (274) 556912, 515536, 562222, 589384, 511036 | Faksimile: (62) (274) 564388


JAKARTA: Jl. Dr. Saharjo No. 83 Tebet Jakarta Selatan
Hotline: 0813-1686-0011
Telepon: (62) (21) 83700333, 83700339, 83700340 | Faksimile: (62) (21) 83700372 |