Magister Manajemen | Universitas Gadjah Mada

Datang dari Tanah Seberang, Mahasiswa MSM UNPAR Belajar Budaya di Jogja

Tidak terbatas pada kegiatan Kuliah Singkat kemarin, Jum’at, 19 Oktober 2012, rombongan tamu dari Program Studi Magister Sains Manajemen Pascasarjana Universitas Palangka Raya (MSM UNPAR) hari ini, Sabtu 20 Oktober 2012 juga bersentuhan langsung dengan sisi-sisi budaya Jawa di Yogyakarta.

Setelah kemarin para mahasiswa seharian harus berkerut dahi dan mengisi memori otak kirinya dengan materi bidang minat Pemasaran dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diampu oleh para dosen andalan MM FEB UGM, maka hari ini mereka akan memenuhi memori otak kanan mereka dengan pengalaman yang sungguh berbeda. Pagi ini tepatnya sejak pk.09.00 wib, rombongan tamu MSM UNPAR akan menikmati paket acara yang diberi label Academixculture. Bekerjasama dengan kelompok seniman lokal yang berasal dari desa Pentingsari Kabupaten Sleman Yogyakarta, MM FEB UGM menyuguhkan sajian istimewa berupa pengalaman budaya Jawa bagi para tamunya.

Dengan tarian selamat datang yang dibawakan oleh empat penari berkostum punakawan, para tamu disambut meriah di lobi lantai 1 Gedung MM FEB UGM Kampus Yogyakarta. Di sana, para tamu diajak menari oleh para penari tersebut dengan iringan gending Jawa yang disajikan live oleh sekelompok penabuh gamelan lengkap dengan sinden-nya. Ke enam seniman ini, laki-laki dan perempuan yang rata-rata nampak sudah berusia lewat tengah baya, berbusana tradisional Jawa, sungguh menambah istimewa suasana kampus pagi ini. Seusai penyambutan, para tamu dengan antusias mengajak berfoto bersama para penari tadi. Datang dari tanah seberang, Kalimantan, tepatnya bumi Palangkaraya, dalam setengah hari ini, para tamu yang kemudian dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing berlatih menabuh perangkat gamelan, membuat batik, berkreasi dengan janur, dan memasak jamur.

Di kelompok gamelan, mereka dilatih oleh seorang instruktur yang berbusana pakaian tradisional Jawa. Masing-masing tamu dilatih menabuh (membunyikan) perangkat gamelan. Beberapa saat mereka tertatih-tatih mengikuti aba-aba instrukturnya. Namun akhirnya terdengar jua lantunan tembang Jawa “Waru Doyong” yang lama kelamaan bisa memiliki harmoni meski dimainkan oleh para pemain amatir dadakan pagi ini.

Di salah satu sudut lainnya di lobi, sekelompok mahasiswa MSM UNPAR tengah mendengarkan penjelasan pemandu sebelum berlatih berkreasi dengan janur (daun kelapa muda yang masih berwarna kuning). Jemari tangan mereka mula-mula bergerak menggunting dan menekuk janur dengan canggung namun beberapa saat kemudian beberapa peserta telah berhasil menyelesaikan pembuatan kreasi kerajinan sederhana dengan baik dan rapi sesuai arahan si pemandu.

Di halaman belakang gedung yang dihampari rumput hijau, sekelompok lain mahasiswa mengawali praktik membatik dengan dibantu oleh seorang pemandu yang mula-mula menceritakan proses pembuatan kain batik dari awal sampai akhir. Seusai penjelasan, masing-masing peserta diberi sepotong kain putih polos untuk praktik membatik. Para mahasiswa terlihat sangat menikmati apa yang mereka kerjakan. Dimulai dengan menggambar pola, mereka kemudian melapisi kain dengan cairan lilin batik (wax). Sesudahnya, mereka melakukan tahap pewarnaan, dan akhirnya jadilah selembar sapu tangan bermotif batik kreasi sendiri. Suasana santai sangat terasa dan tawa riang pun sesekali terdengar di kelompok ini.

Tidak jauh dari kelompok yang sedang berlatih batik, ada sekelompok mahasiswa mengelilingi seperangkat alat memasak berupa kompor gas dan wajan besar. Di sini sedang dituturkan cara mengolah dan memasak jamur, yang merupakan salah satu hasil pertanian warga desa Pentingsari. Dengan bahan yang mudah diperoleh, dan cara yang sederhana dan murah, jamur dibudidayakan oleh petani setempat dan telah berhasil menjadi penambah pendapatan para petani. Kelompok ini menjadi paling istimewa dibandingkan dengan kelompok lainnya karena hasil berlatih memasaknya bisa langsung dicicipi berupa jamur goreng yang renyah dan menggoda selera.

Ketika semua kelompok sudah mendapat kesempatan berlatih semua ketrampilan yang disediakan, akhirnya acara ini dipungkasi dengan acara makan siang pada pk. 11.00 wib.

unpar-belajar-budaya-jogja

unpar-belajar-budaya-jogja2

unpar-belajar-budaya-jogja3

unpar-belajar-budaya-jogja5

unpar-belajar-budaya-jogja4

unpar-belajar-budaya-jogja6