Magister Manajemen | Universitas Gadjah Mada

Prospek Investasi dan Peluang Karir di Industri Pasar Modal Indonesia

Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MMUGM) Kampus Yogyakarta pada Kamis, 10 Februari 2011 menerima kunjungan Direktur Pengembangan Usaha Bursa Efek Indonesia (BEI), Friderica Widyasari Dewi, M.B.A. beserta Cyber Trading Head Retail Distribution Danareksa Sekuritas, Satrio Hadi Waskito. Tujuan dari kunjungan jajaran Direksi BEI dan Danareksa Sekuritas ini untuk memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa Program MMUGM sekaligus meresmikan Pojok BEI MMUGM.

Acara dimulai dengan penyampaian kuliah tamu dengan mengambil tema ”Prospek Investasi dan Peluang Karir di Industri Pasar Modal Indonesia: Dunia Akademis sebagai Jembatan Masyarakat Berinvestasi di Pasar Modal”. Selama kurang lebih dua jam, Friderica Widyasari Dewi dengan didampingi oleh Satrio Hadi Waskito serta Setiyono Miharjo, Ph.D., staf pengajar Program MMUGM, yang bertindak sebagai moderator, menguraikan tentang manfaat keberadaan pasar modal, karakterisik industri pasar modal, peran bursa efek, mekanisme jual beli saham, strategi investasi di pasar modal, hingga peluang karir di pasar modal yang hingga saat ini sangat terbuka lebar. Kuliah tamu yang diselenggarakan pada pkl. 10.00-12.30 WIB di Auditorium Kampus MMUGM ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang disertai pemberian hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp250.000,00 bagi empat mahasiswa yang dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh kedua narasumber, moderator, dan Direktur Program MMUGM, Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D..

Setelah selesai memberikan kuliah tamu, Friderica Widyasari Dewi dan Satrio Hadi Waskito dengan didampingi Direktur Program MMUGM mengadakan konferensi pers dengan sejumlah wartawan dari beberapa media cetak. Dalam konferensi pers ini, Friderica Widyasari Dewi menjelaskan bahwa Pojok BEI MMUGM ini merupakan pojok BEI yang ke-61 di Indonesia, sedangkan latar belakang kerjasama pembukaan Pojok BEI di lingkungan kampus adalah untuk lebih mendekatkan dunia pasar modal dengan dunia akademis secara lebih dini. Sejak tahun 2004 Pojok BEI mengalami perkembangan dengan munculnya konsep three in one. Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D. lebih lanjut menerangkan bahwa Pojok BEI konsep three in one merupakan Bursa Efek Indonesia yang dikelola oleh tiga lembaga, yakni perguruan tinggi, BEI, dan Danareksa Sekuritas. Dengan konsep ini, Pojok BEI MM UGM diharapkan mampu menyiapkan calon investor potensial dan tenaga profesional di pasar modal di masa depan. Kesediaan Program MMUGM memberikan tempat untuk penyelenggaraan Pojok BEI merupakan salah satu wujud kepedulian Program MMUGM terhadap peningkatan pembelajaran dan sosialisasi pasar modal di Indonesia. Pembukaan Pojok BEI MMUGM ini diharapkan akan membantu memasyarakatkan pasar modal dan kegiatan ilmiah di bidang sekuritas serta pengembangan pasar modal di lingkungan masyarakat pada umumnya dan komunitas perguruan tinggi pada khususnya.

Seusai konferensi pers, tepat pkl. 14.00 WIB Pojok BEI MMUGM resmi dibuka oleh Friderica Widyasari Dewi, M.B.A. bersama-sama dengan Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D. dan Satrio Hadi Waskito dengan disaksikan oleh sejumlah pejabat dari BEI, Danareksa Sekuritas, dan Program MMUGM. Pembukaan Pojok BEI MMUGM di Kampus MMUGM Lantai 2 ini diharapkan akan menjadi nilai tambah bagi Kampus Program MMUGM dan dapat menjadi investasi jangka panjang.

kiki1

kiki2

kiki3

kiki4

kiki5

bei1

bei4