slide
slide
Prev
Next

Leadership Camp ASEAN MBA di Dolandeso, Kulonprogo

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

DSC02295

Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (MM FEB UGM) terus mengadakan kegiatan mahasiswa berbasis pada pengembangan kepemimpinan. Leadership Camp atau Kemah Kepemimpinan yang menjadi salah satu agenda Leadership Enhancement and Acceleration Program (LEAP) kali ini dilaksanakan untuk mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management IMBA Angkatan 78 SM di Desa Wisata Dolandeso, Boro, Kulonprogo, Yogyakarta pada akhir Mei 2022. Kegiatan ini akhirnya diselenggarakan kembali setelah pandemi Covid-19 menurun.

Amin Wibowo, Ph.D. mewakili pengelola Program Studi MM FEB UGM memberikan sambutan dan arahannya saat melepas seluruh mahasiswa untuk berangkat menuju lokasi. Mahasiswa yang berpartisipasi pada Leadership Camp kali ini terdiri dari mahasiswa yang berasal dari beberapa negara ASEAN selain Indonesia, seperti Myanmar, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, Laos, Vietnam.

Dalam pelaksanaannya, Leadership Camp berlangsung selama 2 hari 1 malam dari tanggal 27 – 28 Mei 2022. Beragam kegiatan yang dimaksudkan untuk mengasah kekompakan dan rasa kepemimpinan serta menyelesaikan tantangan diberikan dengan menggandeng mitra Eureka Consultant sebagai tim pelaksana Leadership Camp ini.

Tim Eureka Consultant mengajak para mahasiswa ASEAN untuk melakukan berbagai kegiatan leadership games agar mahasiswa dapat membentuk jiwa pemimpin, mempunyai kerjasama tim yang baik, dan dapat menemukan solusi dari masalah yang dihadapi baik secara individu maupun team. Pada malam harinya, setiap kelompok mahasiswa menampilkan kreativitas masing-masing grup dalam acara MMUGM Hits dan seluruh penampilan dinilai oleh Pengelola Program Studi MM FEB UGM.

Pada hari selanjutnya, kegiatan diawali dengan sarapan pagi dan Morning Track. Usai Morning Track, Bayu Sutikno, Ph.D. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan menyampaikan sambutannya. “ Saya berharap pagi ini setidaknya 23 pemimpin masa depan dari ASEAN hadir disini untuk membuat perubahan yang besar di masa yang akan datang.

Materi dengan tema Leadership Development disampaikan oleh Direktur MM FEB UGM Kampus Yogyakarta, Amin Wibowo, Ph.D. “Semoga kedepannya keadaan semakin membaik sehingga kita bisa terus mengadakan kegiatan kepemimpinan secara luring. Aktivitas seperti ini mengasah jiwa kepemimpinan dengan berani keluar dari zona nyaman, berani melaksanakan pekerjaan dinamik, kompleks, berisiko, penuh ketidakpastian, dan menambah kompetensi diri dengan tetap memotivasi diri untuk maju.”

Kemeriahan seluruh rangkaian acara ditutup dengan pemilihan King and Queen of Leadership Camp, pengumuman grup penampilan terbaik saat MMUGM Hits dan penyerahan hadiah, foto bersama dan diakhiri dengan makan siang bersama. (Humas/Foto; Dian).

DSC02284

DSC02300

DSC02431

DSC02438

DSC02551

DSC02606

Kunjungan Lapangan dan Guest Lecture di Parangtritis Geomaritime Science Park

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

DSC02171

Sebanyak 10 Mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management (ASEAN MBA) melanjutkan kunjungan lapangan ke daerah pesisir pantai selatan pada Sabtu (21/05). Kegiatan kali ini didampingi oleh Dosen Fakultas Geografi UGM, Prof. Dr. rer.nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc. dan Dr. Bachtiar Wahyu Mutaqin, S.Kel., M.Sc. yang merupakan kegiatan praktik dari kelas Marine Resources and Coastal Management (MRCM).

Marine Resources and Coastal Management selain mencakup kegiatan kelautan konvensional, seperti perikanan dan pelayaran, tetapi juga cagar alam dan pariwisata, pertambangan, dan pengembangan budidaya perikanan dan sumber energi terbarukan lepas pantai. Intensitas keberadaan sumber daya laut dan pemanfaatan pesisir menyebabkan peningkatan kebutuhan untuk memahami dan mengkoordinasikan hubungan spasial dan temporal antara dimensi ekologi dan ekonomi MRCM.

Untuk itu, kunjungan lapangan ini berfokus pada area pantai selatan yang memiliki berbagai macam jenis fokus tempat wisata. Kunjungan mahasiswa ASEAN MBA ini dimulai dari Bukit Paralayang, Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Depok and Gumuk Pasir. Dosen menjabarkan secara umum mengenai topografi kawasan area pesisir Parangtritis. Tidak hanya menjelaskan tentang topografi melainkan juga potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di kawasan tersebut.

Putri Mesissarah, S.Si., M.Si. selaku Kepala Parangtritis Geomaritime Science Park menjadi nara sumber Guest Lecture pada kunjungan kali ini. Putri menjelaskan mengenai ekosistem gumuk pasir (sand dunes) dan bagaimana perubahan yang terjadi di setiap tahunnya. Informasi dan sejarah tentang Gumuk Pasir juga diperlihatkan secara lengkap pada video perkenalan. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi potensi sumber daya laut dan mengeksplorasi berbagai model manajemen dan mendiskusikan studi kasus tata kelola serta konflik pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir di ASEAN.

Zulfadila Hira Permana, salah satu mahasiswa ASEAN MBA asal Indonesia membagikan kesannya selama kunjungan. “Rejuvenated, karena sebelumnya dijelaskan secara teori di kelas dan kali ini bisa menyaksikan secara nyata misalnya tipologi pantai atau bagaimana kesinambungan antara aliran sungai, dan kontur bukit dengan bibir pantai. Berbagai sudut bisa terdiscover dengan baik seperti life habits masyarakat lokal di daerah wisata pantai tersebut,” jelas Ira. (Humas/Foto: Radiani).

DSC02053

DSC02073

DSC02115

DSC02102

DSC02171

Kunjungan Lapangan Mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management ke Kampung Flory

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.13 AM

Setelah melakukan kunjungan di PIAT UGM untuk kelas Food Security and Sustainable Agriculture, Selasa (18/05/22), 11 mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management (ASEAN MBA) mengikuti Kunjungan Lapangan ke Kampung Flory yang berlokasi di Tridadi, Sleman, DIY. Kunjungan kali ini merupakan kegiatan dari kelas outdoor Urban Planning and Management yang didampingi oleh Dosen Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.

Sudihartono, selaku Pendiri Kampung Flory menjelaskan, tempat wisata ini terbentuk dari inisiatif kelompok pemuda desa yang bernama Taruna Tani pada tahun 2015 silam. Fokus kegiatannya adalah budidaya tanaman hias dan hortikultura, lalu berkembang lagi meningkatkan potensi dalam bentuk budidaya dan edukasi sebagai desa wisata di daerah Sleman. “Kampung Flory ini sudah berdiri selama 7 tahun dan dikelola masyarakat sini. Tempat wisata ini merupakan gagasan masyarakat sekitar untuk mengubah sumber daya yang ada,” jelas Sudihartono.

Saat kunjungan, Sudihartono mengajak berkeliling ke-11 mahasiswa beserta dosen menyusuri setiap area yang dikembangkan oleh pengelola. Zona Taruna Tani merupakan area pertanian yang terdapat berbagai tanaman hias, tanaman buah, dan sentra kuliner. Sedangkan zona Dewi Flory merupakan kawasan desa wisata yang menyajikan jasa penginapan, area outbound, dan sentra kuliner Bali Ndeso serta kedai kopi bernama Kopi Keceh. Kampung Flory ini sebagian besar memanfaatkan air karena lokasinya yang sangat dekat dengan Kali Bedog.

Kegiatan kunjungan bersama mahasiswa ASEAN MBA ini diharapkan mampu memberi gambaran pada penerapan Smart City untuk kelas Urban Planning and Management. Dengan adanya Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang berkesinambungan dan diimplementasikan menjadi Wisata Kampung Flory, maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Arumdari Nurgianti, salah satu mahasiswa ASEAN MBA asal Indonesia membagikan kesannya selama kunjungan ke Kampung Flory. “Ternyata di daerah dekat perkotaan masih ada lingkungan hijau dan tidak melulu hanya soal polusi. Jika kita bisa bekerjasama untuk mengembangkan dan menjaga, lingkungan sekitar perkotaan berpotensi meningkatkan daya saing lewat sumber daya yang ada,” kata Arum. Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama mengenai rekomendasi untuk Kampung Flory mengenai waste management, penggunan solar technology sebagai renewable energy, urban farming, dan community development training. (Humas & Foto; Radiani).

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.15 AM

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.18 AM

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.13 AM (1)

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.04.13 AM

WhatsApp Image 2022-05-25 at 11.39.57 AM

Kunjungan Lapangan ke PIAT UGM bagi Mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

WhatsApp Image 2022-04-25 at 10.26.07 AM (1)

Salah satu program unggulan MM FEB UGM adalah ASEAN Master in Sustainability Management Program, dimana program ini adalah Kerjasama antara pemerintah Norwegia, AUN dan UGM. Output dari mahasiswa yang terpilih untuk beasiswa penuh program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam transfer pengetahuan dan menciptakan dampak positif terhadap permasalahan keberlanjutan lingkungan yang dihadapi oleh kawasan ASEAN dan global.

Salah satu upaya menambah wawasan praktis para penerima beasiswa unggulan ini, 6 mahasiswa ASEAN Master in Sustainability Management dari MM FEB UGM melakukan Kunjungan Lapangan ke Pusat Inovasi Agroteknologi atau PIAT UGM pada hari Senin (25/04/2022), yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan mengenai Food Security and Sustainable Agriculture. Kegiatan kunjungan lapangan ini didampingi oleh Dosen Prof. Henrik Kofoed Nielsen, Ph.D., dan Rocky Adiguna, Ph.D.

Dr. Ir. Taryono, M.Sc., selaku Kepala Pusat Inovasi Agro Teknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM) menjelaskan mengenai bagaimana pihak manajemen mengelola pusat riset. PIAT UGM yang sebelumnya mengimplementasikan Integrated Farming System, terus berproses hingga saat ini menerapkan Circular Farming System. Keenam Mahasiswa ASEAN MBA dipandu berkeliling menuju beberapa blok yang meliputi persawahan, kolam perikanan, rumah kaca hidroponik, bank genetik dan peternakan. PIAT UGM juga menjadi tempat mengembangkan varietas baru beberapa tanaman yang diawasi ketat oleh petugas terkait. Kegiatan lainnya yakni pengolahan sisa atau sampah dilakukan ke beberapa tahap hingga menghasilkan berbagai produk seperti pakan dan kompos.

Taryono juga menjelaskan tahap-tahap budidaya ikan koi yang dinilai memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi. Pada blok terakhir dilakukan kunjungan ke area sawah dan rumah kaca untuk mengembangkan varietas padi baru. “Dalam penanaman bibit padi dan panen padi sudah menggunakan teknologi modern, dan gerabah sisa panen digunakan sebagai pakan ternak,” lanjutnya.

Sari Fitriani, salah satu mahasiswa ASEAN MBA yang mengikuti kunjungan lapangan mengungkapkan kesannya. “Kunjungan lapangan yang menarik sekali dan banyak hal yang bisa dipelajari di pusat risetnya langsung. Beberapa produk yang ada di PIAT bahkan sudah dikembangkan dan diperjualbelikan. Banyak hal-hal baru yang bisa diimplementasikan kedepannya pada saat kami kembali ke daerah dan negara kami masing-masing”, jawab Sari. (Humas: Radiani/Foto: Irvan).

WhatsApp Image 2022-04-25 at 10.26.07 AM (1)

WhatsApp Image 2022-04-28 at 11.41.23 AM

WhatsApp Image 2022-04-28 at 11.40.51 AM

WhatsApp Image 2022-04-28 at 11.40.28 AM

WhatsApp Image 2022-04-25 at 10.24.04 AM

Temu Alumni Area DIY-Jateng dan Buka Puasa Bersama MBA FEB UGM 2022

Written by Radiani Kusuma on . Posted in News

3

Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MBA FEB UGM) telah mencetak lebih dari 13 ribu lulusan yang tersebar di dalam maupun di luar negeri. Sebagai upaya untuk terus menjaga hubungan baik dengan para alumni ini, Program Studi MBA FEB UGM melakukan acara Temu Alumni sekaligus Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan oleh MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta, Sabtu malam (23/04), yang juga dihadiri oleh civitas akademika MBA FEB UGM.

Prodi MBA FEB UGM sendiri telah melaksanakan rangkaian Temu Alumni di 6 kota besar di Indonesia sebelumnya, yakni di Medan, Lampung, Makassar, Lombok, Denpasar dan Surabaya. Dan acara di Yogyakarta menjadi rangkaian penutup dari seluruh kegiatan Temu Alumni di tahun 2022.

Di hadapan para alumni, Pengelola Prodi MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta Amin Wibowo, Ph.D., menyampaikan sambutan selamat datang dan mengatakan bahwa antara MM dan alumni tidak akan terpisahkan, sekalinya menjadi stakeholder sebagai mahasiswa, maka seterusnya akan terikat dengan kampus ini. Alumni yang membanggakan akan membawa nama harum Program Studi MBA FEB UGM. “Kami merasa tidak ada cara untuk membuat kampus hebat jika tidak bekerja sama dengan para alumni yang hebat. Alumni yang hebat selalu punya tempat di kampus ini, sekaligus kami mengundang untuk recharging silakan datang ke kampus”, tambah Amin.

Prof. Didi Achjari, Ph.D., Dekan FEB UGM memberikan sambutan dan update dari FEB UGM. “Bapak Ibu semua yang sudah berkiprah di dunia nyata bisa mewarnai MBA FEB UGM ini. Alumni dibutuhkan tidak hanya untuk QS Ranking saja tetapi alumni juga dipersilakan untuk datang ke kampus”. Didi juga menambahkan bahwa program pemerintah atau Kemendikbud saat ini, alumni memilki peran yang strategis untuk junior-juniornya dalam melakukan program-program kampus merdeka.

Sambutan diakhiri oleh Pengurus Kafegama MM DIY oleh Bagus Panuntun dan Sekjen Kafegama MM Pusat Risto Samosir. Rangkaian acara Temu Alumni kali ini yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan ditutup dengan Tausiyah dan Buka Puasa Bersama yang disampaikan oleh Dr. Khamim Zarkasih dan diakhiri dengan beramah-tamah antara alumni MBA FEB UGM dan para dosen. (Humas; Radiani/Foto; Irvan).

2

4

1

3

YOGYAKARTA: Jl. Teknika Utara, Yogyakarta, Indonesia 55281
Hotline: 0811-282-3806 | 0811-283-2962 | 0811-283-7919
Telepon: (62) (274) 556912, 515536, 562222, 589384, 511036 | Faksimile: (62) (274) 564388


JAKARTA: Jl. Dr. Saharjo No. 83 Tebet Jakarta Selatan
Hotline: 0813-1686-0011
Telepon: (62) (21) 83700333, 83700339, 83700340 | Faksimile: (62) (21) 83700372 |