Program Studi Master of Business Administration Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MBA FEB UGM) kembali menorehkan capaian akademik yang membanggakan. Zaki Permana, mahasiswa MBA FEB UGM angkatan JOG-SEMBA-42, berhasil mencatatkan sejarah sebagai lulusan pertama sekaligus terbaik dari Konsentrasi Sustainability Management dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Prestasi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan berkelanjutan di lingkungan MBA FEB UGM.
Zaki Permana merupakan mahasiswa angkatan 2023 yang mulai menempuh studi di MBA FEB UGM pada 1 Februari 2024. Dengan komitmen akademik yang kuat, ia mampu menyelesaikan seluruh rangkaian perkuliahan pada konsentrasi Sustainability Management dengan hasil yang sangat membanggakan. Keberhasilannya tidak hanya merefleksikan kemampuan akademik, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan visi jangka panjang terhadap isu-isu keberlanjutan yang semakin relevan dalam dunia bisnis dan manajemen.
Lulusan kelahiran Pekalongan, 6 Desember 1987 ini mengungkapkan latar belakang memilih konsentrasi Sustainability Management “Jadi saya melihat bahwa Sustainability ini masa depan, kemudian juga di Indonesia masih belum terlalu populer. Saya harap ada banyak peluang dari sana,” ungkap Zaki. Zaki juga mengungkapkan kesannya selama menempuh perkuliahan di konsentrasi Sustainability Management di MBA FEB UGM bahwa pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan sangat membuka wawasan. Menurutnya, proses tersebut tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai urgensi sikap keberpihakan terhadap isu lingkungan, khususnya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Tesis Zaki berjudul “Faktor Kritis Keberhasilan Proyek Lumbung Mataraman di Daerah Istimewa Yogyakarta” mengkaji program Lumbung Mataraman yang didanai melalui Dana Keistimewaan dan dilaksanakan pada tingkat provinsi, desa, dan kelurahan. Program ini menekankan partisipasi masyarakat melalui pendekatan budaya berbasis kearifan lokal Yogyakarta, seperti filosofi “Nandur opo sing dipangan, mangan opo sing ditandur”. Melalui penelitiannya, Zaki mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan program tersebut yang diharapkan dapat diduplikasi serta menjadi dasar rekomendasi bagi pemerintah daerah. Penelitian ini memiliki relevansi yang kuat dengan isu keberlanjutan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.
Zaki menilai konsentrasi Sustainability sebagai pilihan strategis dengan peluang yang sangat luas dan sayang untuk dilewatkan. Konsentrasi ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman strategic management yang lebih spesifik, tetapi juga keterampilan fundamental untuk menghadapi ketidakpastian masa depan. Ia mendorong mahasiswa untuk menikmati proses pembelajaran serta aktif membangun inisiatif keberlanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, agar praktik sustainability management tidak berhenti di ruang kelas, melainkan memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
MBA FEB UGM mengucapkan selamat kepada Zaki Permana atas keberhasilannya sebagai lulusan konsentrasi Sustainability Management pertama dan terbaik. Semoga pencapaian ini menjadi awal kontribusi nyata dalam menciptakan masa depan bisnis yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.
Reporter: Fitrianti Rizqi Amalia, Vinda Anggun P., Raina Satmika
Editor: Ayu Aprilia