From class to real-practice: Mahasiswa MBA FEB UGM Belajar Bisnis Bambu Berkelanjutan di Sleman

MBA FEB UGM menggelar kunjungan industri ke PT Bambu Nusa Verde, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh MBA Student Association (MBA SA) berkolaborasi dengan Sustainability Club 7.0 dan Marketing Club 7.0, serta diikuti kurang lebih 30 peserta sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mempelajari praktik bisnis berkelanjutan secara langsung di lapangan.

Sambutan disampaikan oleh M. Halem Alkaidar selaku Ketua Sustainability Club 7.0 dan Yohana Fransisca Sarini selaku perwakilan PT Bambu Nusa Verde. Dalam sambutannya, Halem menyampaikan terima kasih atas kesempatan belajar secara langsung. “Harapannya kita dapat belajar mengenai isu sustainability dan marketing, tidak hanya berhenti pada konsep saja, tetapi juga melihat bagaimana praktik bisnisnya diterapan secara nyata,” ujar Halem.

Yohana menyambut kunjungan tersebut sebagai ruang belajar yang setara. “Kita akan cari bersama-sama, belajar bersama-sama,” ujar Yohana.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pengelolaan dan praktik bisnis bambu di perusahaan tersebut. Yohana menjelaskan bahwa bambu menyimpan potensi besar sebagai penyerap karbon. “Saat ini bambu menjadi salah satu tumbuhan yang mampu menyerap karbon cukup efektif, selain mangrove yang masih menjadi fokus utama di Indonesia,” ujarnya. Selepas pemaparan, peserta diajak melakukan kunjungan lapangan ke laboratorium, green house, dan lokasi nursery milik PT Bambu Nusa Verde.

Melalui pemaparan materi serta kunjungan langsung ke fasilitas tersebut, mahasiswa MBA FEB UGM diharapkan memperoleh pemahaman utuh mengenai penerapan prinsip keberlanjutan dalam praktik bisnis, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara institusi dan pelaku industri.

Reporter: Admiral Bramastra

Editor: Ayu Aprilia