Prof. Amin Wibowo, Ph.D. Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar UGM, Soroti Kepemimpinan Berkelanjutan Generasi Milenial & Z

Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi mengukuhkan Prof. Amin Wibowo, Ph.D., Direktur Program Master of Business Administration Fakultas Ekonomika dan Bisnis, UGM (MBA FEB UGM), sebagai Guru Besar dalam bidang Kepemimpinan dan Manajemen Strategis. Prosesi pengukuhan digelar dalam Sidang Terbuka Senat Akademik UGM di Gedung Pusat UGM dan menjadi momentum penting bagi perjalanan akademik beliau selama lebih dari dua dekade.

Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Tantangan Membangun Kepemimpinan Berkelanjutan pada Generasi Milenial dan Z”, Prof. Amin menyoroti perubahan besar dalam lanskap kepemimpinan Indonesia. Beliau memaparkan bahwa tumbuhnya usaha lokal berkelanjutan, meningkatnya praktik etis, serta pergeseran orientasi organisasi menuju tanggung jawab sosial dan lingkungan menjadi peluang besar yang tidak boleh dilewatkan. Menurutnya, pemimpin modern harus mampu menyeimbangkan performa organisasi dengan nilai keberlanjutan demi menjawab kebutuhan masa depan.

Prof. Amin juga menjelaskan bahwa generasi milenial dan Z kini hadir sebagai motor utama perubahan. Mereka membawa kesadaran baru terkait lingkungan, inklusivitas, dan kesejahteraan kolektif, yang perlu diintegrasikan ke dalam strategi organisasi. “Generasi milenial dan Z kini mendominasi angkatan kerja, membawa nilai-nilai baru berupa kesadaran lingkungan, inklusivitas, dan kesejahteraan kolektif. Pemimpin di era ini dituntut mampu mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam strategi organisasi,” tegasnya.

Lebih jauh, beliau juga menekankan bahwa kepemimpinan berkelanjutan menuntut transformasi tidak hanya pada level institusi, tetapi juga pada individu pemimpin itu sendiri. “Pemimpin perlu mengembangkan karakter empatik, visioner, dan berpikir sistemik agar mampu menginspirasi dan menggerakkan organisasi menuju perubahan positif,” ungkap Prof. Amin.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Amin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada para pembimbing, kolega, dan dosen senior yang telah memberi kontribusi besar dalam perjalanan kariernya. Ia juga memberikan penghormatan kepada keluarga atas dukungan tanpa henti. “Terima kasih yang tak terhingga kepada kedua orang tua saya… sehingga memungkinkan saya bisa menjadi guru besar,” ujarnya. Kepada istrinya, beliau juga menyampaikan rasa terima kasih secara khusus atas kesabaran dan dukungan dalam berbagai situasi sepanjang perjalanan karier akademiknya.

Pada penutup pidatonya, Prof. Amin menyampaikan harapan agar amanah sebagai Guru Besar dapat ia jalankan dengan penuh dedikasi untuk kemajuan ilmu dan masyarakat. “Semoga amanah sebagai Guru Besar ini dapat saya jalankan dengan semangat, tanggung jawab, ridho, dan ikhlas untuk kemajuan bersama,” tutupnya.

Pengukuhan ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga MBA FEB UGM dan semakin memperkuat komitmen institusi dalam membentuk pemimpin bisnis yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada keberlanjutan.

 

Reporter: Daniswara Rafi R
Editor: Ayu Aprilia