Cerita Permata, Mahasiswa IEMBA yang Belajar Leadership Lewat Lego dan Film di Singapore Management University

Program International Academic Exposure (IAE) menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa MBA FEB UGM Kampus Jakarta untuk memperluas wawasan, menambah jejaring, sekaligus mengembangkan potensi kepemimpinan. Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh Permata Maulidhina Yuldi, mahasiswa IEMBA 19 MBA FE UGM Kampus Jakarta yang mengikuti EXCEL Programme di Singapore Management University (SMU).

Program singkat yang berlangsung pada 11–15 Mei 2026 tersebut berfokus pada topik Strategic Management, Organizational Behavior, dan Leadership Communication. Meski hanya berlangsung selama beberapa hari, pengalaman yang diperoleh memberikan banyak pembelajaran. Bagi Permata, pengalaman paling berkesan adalah kesempatan belajar bersama mahasiswa dari berbagai negara. Sebagai satu-satunya peserta asal Indonesia di kelas, ia merasakan bagaimana lingkungan internasional mampu membuka perspektif baru sekaligus membangun rasa percaya diri.

“Kegiatan pembelajaran dibuat sangat interaktif. Kami tidak hanya berdiskusi, tetapi juga belajar melalui film, permainan kelompok, hingga aktivitas membangun Lego untuk memahami konsep kepemimpinan dan kolaborasi,” ungkapnya.

Berinteraksi dengan mahasiswa lintas budaya menjadi tantangan sekaligus pembelajaran tersendiri. Ia harus memahami cara berkomunikasi yang efektif tanpa mengabaikan sensitivitas budaya masing-masing peserta.

Menurutnya, sistem pembelajaran di SMU memberikan pengalaman berbeda dibandingkan perkuliahan pada umumnya. Materi akademik disajikan secara kreatif sehingga mahasiswa terdorong untuk aktif berpartisipasi, berpikir kritis, dan membangun kerja sama tim. Dari pengalaman tersebut, Permata memperoleh pemahaman baru mengenai kepemimpinan. “Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu memimpin orang lain, tetapi juga harus mampu memimpin dirinya sendiri.”, ujarnya.

Pengalaman ini turut memengaruhi cara pandangnya terhadap pengembangan karier di masa depan. Ia menjadi lebih selektif dalam melihat setiap peluang, dengan mempertimbangkan sejauh mana sebuah kesempatan dapat membantu dirinya terus berkembang. Permata juga berpesan untuk mahasiswa lain agar tidak ragu mengikuti program yang sama. “Jangan malu berteman dengan mahasiswa dari berbagai negara. Kita akan mendapatkan perspektif baru, memperluas jaringan, dan tentu menikmati pengalaman budaya yang sangat berharga,” tambahnya.

Melalui program IAE, MBA FEB UGM Kampus Jakarta terus mendorong mahasiswanya untuk menjadi pemimpin yang adaptif, percaya diri, memahami perspektif global, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional yang semakin dinamis.

Humas: Suci Hapsari
Editor: Alfian Rama Aditya