Wujudkan Mandat Transformasi Talenta, MBA FEB UGM Kampus Jakarta Dampingi Penyelenggaraan Leadership Development Program

MBA FEB UGM Kampus Jakarta resmi digandeng sebagai partner oleh PT Brantas Abipraya (Persero) untuk menyelenggarakan Leadership Development Program (LDP). Program bertajuk “Developing Future-Ready Leaders” ini dirancang guna memperkuat kapasitas kepemimpinan di tengah ketatnya efisiensi anggaran konstruksi nasional. Hal ini sejalan dengan mandat transformasi talenta, juga untuk menguatkan bisnis regional dan global, serta tuntutan keberlanjutan dari para pemangku kepentingan.

Rangkaian pelatihan dibuka pada Kamis 17 September 2026 dengan penyajian materi oleh beberapa narasumber seperti Sari Sitalaksmi, Ph.D., Rangga Almahendra, Ph.D, Prof. Nurul Indarti, Ph.D., Danniel Lim, S.Sos., M.M., CHRM., dan Regina Rani, S. Psi. Adapun materi yang disampaikan meliputi manajemen kinerja dan talenta, berpikir strategik, hingga pembekalan konsep dan praktik coaching secara langsung.

Kurikulum LDP disusun dengan landasan delapan kompetensi kepemimpinan Danantara yakni Strategic Direction, Driving Execution, Building Strategic Networking and Partnership, Ecosystem Entrepreneurship, Technology Conversant, Leading Change and Innovation, Developing a High-Performance Culture, hingga Creating Value for the Nation. Kedelapan kompetensi ini menjadi acuan bagi setiap materi yang disajikan agar selaras dengan kebutuhan strategis perusahaan.

Setelah fase in-class education rampung, program LDP akan berlanjut ke tahap mentoring yang direncanakan berlangsung hingga awal Desember 2026, meliputi self-assessment, identifikasi kekuatan dan kelemahan kompetensi individu, hingga penyusunan proyek pengembangan (individual project initiative) yang akan dibimbing oleh para pakar dari MBA FEB UGM. Setiap peserta akan menentukan proyek unggulan yang dianalisis menggunakan skema STAR untuk memastikan proyek tersebut benar-benar mengasah kompetensi prioritas di bawah kepemimpinan langsung peserta.

Selama program dilaksanakan, peserta akan dibekali beragam tools dan framework strategis, mulai dari PESTEL, Porter’s Five Forces, dan Scenario Planning untuk pemindaian lingkungan; Business Model Canvas dan Blue Ocean Strategy untuk penciptaan nilai; Balanced Scorecard dan OKR Cascading untuk eksekusi strategi; hingga Risk Matrix dan Bowtie Analysis untuk manajemen risiko.

Melalui kombinasi pembelajaran konsep, studi kasus, coaching-mentoring, serta proyek pengembangan ini, bersama pendampingan dari MBA FEB UGM Kampus Jakarta, PT Brantas Abipraya berharap dapat mencetak calon pemimpin yang siap menghadapi dinamika bisnis konstruksi nasional maupun global.

Humas: Suci Hapsari
Editor: Alfian Rama Aditya