Pulang Kampus, Alumni UGM Intan Ayu Kartika Bagikan Strategi Transformasi Digital Frisian Flag di MBA FEB UGM

MBA FEB UGM menyambut hangat kepulangan salah satu alumni terbaiknya, Intan Ayu Kartika, yang kini menjabat sebagai Marketing Director PT Frisian Flag Indonesia. Kehadirannya pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, di executive series  kali ini adalah untuk berbagi pengalaman dan wawasan praktis kepada para mahasiswa, Executive Series bertajuk “Leading Digital Transformation for a Century-Old Brand“. Bertempat di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo MBA FEB UGM Yogyakarta, sesi ini membahas secara tuntas bagaimana merek berusia lebih dari satu abad ini bisa beradaptasi dan bertransformasi di era digital. Mengawali acara yang penuh wawasan ini, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D. selaku Dekan FEB UGM turut memberikan sambutan hangatnya kepada narasumber dan seluruh peserta melalui tayangan video.

Sesi diskusi yang dimoderatori oleh Handini Audita, S.E., M.Sc., Intan Ayu Kartika memaparkan bahwa strategi pemasaran di era ini telah bergeser jauh dari sekadar mengejar paparan iklan semata. Beliau menekankan bahwa sebuah merek harus mampu menciptakan interaksi yang nyata dan dua arah dengan para konsumennya. “Kita mau engage (melibatkan) si target ini tadi, Kita mau konsumen pengen ikutan submit videonya, pengen ikutan komen, pengen ikutan ngelike. Itu yang kita mau, itu engage,” tegas Intan menjelaskan bagaimana keterlibatan sangat berperan dalam pemasaran masa kini di hadapan mahasiswa.

Selain menekankan pentingnya keterlibatan konsumen, alumni kebanggaan UGM ini juga membagikan cerita praktis mengenai cara mereknya beradaptasi dengan perilaku konsumen modern, seperti beralih dari format iklan televisi horizontal menjadi format vertikal yang lebih sesuai untuk pengguna telepon seluler. Intan juga membedah bahwa kunci utama dari transformasi digital tidak semata-mata terletak pada teknologi, melainkan pada sumber daya manusia dan budaya kerja yang mau terus menguji coba (test and learn) di berbagai platform digital.

Antusiasme peserta terhadap sesi “kepulangan” alumni ini terlihat sangat jelas saat sesi tanya jawab berlangsung. Lebih dari 5 orang mengajukan pertanyaan dan menanggapi berkaitan dengan materi yang di sampaikan. Salah satu tanggapan datang dari Safir, mahasiswa MBA angkatan 88, yang menyimpulkan bahwa setiap individu harus memiliki pola pikir yang dinamis dan tidak bisa terpaku pada pedoman lama untuk di terakan di era digital.

Reporter: Azzumar Putra, Fitrianti R
Editor: Ayu Aprilia