MBA FEB UGM kampus Yogyakarta menyelenggarakan kuliah tamu yang membahas strategi, inovasi dan distrupsi kecerdasan buatan atau AI. Berlangsung di Faculty Meeting Room Lantai 5 Gedung MM FEB UGM, agenda akademik ini mengeksplorasi bagaimana korporasi dapat memanfaatkan AI untuk merumuskan arah strategis dan mendorong inovasi berkelanjutan tanpa mengabaikan tata kelola serta etika bisnis.
Kuliah tamu yang diselenggarakan dalam rangka kelas akademis yang diampu oleh Prof. Amin Wibowo, Ph.D., dengan menghadirkan narasumber utama Prof. Peter Verhezen, Ph.D., MBA, MA, seorang pakar tata kelola korporat, sustainability, manajemen risiko, dari University of Antwerp, Belgia.
Dalam pemaparannya, Prof. Peter Verhezen menggarisbawahi tantangan mendasar yang dihadapi oleh para pemimpin bisnis di era transformasi digital. Ia menjelaskan bahwa tidak seperti manusia, organisasi bisnis dapat memperpanjang siklus hidupnya melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi baru. “Dalam kehidupan, setiap organisme lahir, tumbuh, dewasa, menurun, lalu mati. Satu-satunya perbedaan antara organisasi dan manusia adalah organisasi dapat mereinventasi dirinya sendiri melalui inovasi,” ungkapnya
Meski AI mampu meningkatkan efisiensi operasional hingga analisis data dalam jumlah besar, Prof. Verhezen mengingatkan peserta agar tidak menyerahkan seluruh proses berpikir strategis kepada teknologi. Ia menekankan bahwa AI dapat membuat keputusan menjadi lebih cepat dan efisien (smarter), namun AI tidak memiliki kearifan (wisdom), nilai etika, kesadaran, serta kecerdasan emosional yang dimiliki oleh manusia.
Perumpamaan menarik mengenai bahaya ketergantungan berlebihan pada AI, yang ia sebut sebagai “GPS Moment”. Sama halnya ketika seseorang terlalu mengandalkan navigasi GPS hingga lupa cara membaca peta secara mandiri, profesional bisnis yang terlalu bergantung pada AI berisiko kehilangan kemampuan analisis kritisnya. Untuk konteks yang berisiko tinggi dan penuh ketidakpastian seperti penentuan strategi jangka panjang bisnis, keputusan akhir tetap harus berada di tangan pemimpin manusia.
Melalui kuliah tamu ini, para mahasiswa MM FEB UGM diharapkan dapat memanfaatkan teknologi AI secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi, sekaligus tetap mempertahankan integritas, etika, dan kepemimpinan yang bertanggung jawab dalam mengemudikan arah bisnis di masa depan
Reporter: Azzumar Putra, Fitrianti R
Editor: Ayu Aprilia