Departemen Manajemen FEB UGM menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan alumni dan mitra di Sumatera Utara melalui acara bertajuk Menyapa Alumni & Mitra di Medan. Kegiatan ini mempertemukan alumni UGM dari KAGAMA dan KAFEGAMA Sumatera Utara dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada bersama perwakilan dari Departemen Manajemen.
Mengutip sambutan Gumilang Aryo Sahadewo, Ph.D., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni FEB UGM, ia menekankan bahwa temu alumni penting sebagai wadah berbagai dan menjalin relasi. Sinergi antar alumni dapat mendukung keberlanjutan program. “Keahlian alumni di dunia industri Medan dapat menjadi masukan bagi program studi, termasuk untuk kurikulum.”, imbuhnya.
Sekretaris 1 KAGAMA Sumut, Aries Sukariawan, S.P., M.P., juga menyampaikan harapan kerja sama dengan UGM dapat terjalin semakin erat. Ia menyebut Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia dengan industri perkebunan yang berkembang pesat. FEB UGM diharapkan dapat menjadi fasilitator bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang melibatkan institusi dan industri di Medan.

Sesi utama dipandu oleh Prof. Gugup Kismono, Ph.D., sebagai moderator. Pemaparan perkembangan tata ulang program Sarjana, Pascasarjana, dan Perangkingan Departemen Manajemen FEB UGM disampaikan oleh Ketua Departemen Manajemen FEB UGM, Prof. Nurul Indarti, Ph.D., Direktur Magister Sains dan Doktor Manajemen FEB UGM, Widya Paramita, Ph.D., serta Direktur MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta, Prof. Amin Wibowo, Ph.D.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa saat ini Departemen Manajemen mengembangkan program studi berskala internasional. Program tersebut meliputi S1 internasional, doktor konvensional dan doktor internasional, beasiswa khusus perempuan, serta mobilitas internasional. Program magister yang semula 2 tahun menjadi 1,5 tahun, sedangkan program doktor dari 4 tahun menjadi 3 tahun. Fakultas juga mengembangkan jalur fast track magister dan doktor. Peningkatan peringkat QS MBA FEB UGM dari posisi 200 lebih menjadi 191-200, dan di Asia peringkatnya naik dari 30 ke 27 dan menjadi yang terbaik di Indonesia.
Ajakan untuk alumni berpartisipasi dalam pemeringkatan universitas juga disampaikan oleh Prof. Eduardus Tandelilin, Ph.D., dan Prof. Indra Wijaya Kusuma, Ph.D. Proses pemeringkatan sendiri dilakukan melalui tiga survei yakni Academic Survey, Employer Survey, dan School Survey. Hal ini sejalan dengan harapan UGM yang menginginkan alumninya dapat memberikan dampak bagi masyarakat di mana pun berada.
Sebagai tindak lanjut, Departemen Manajemen akan kembali ke Medan untuk melanjutkan pembahasan kerja sama dengan mitra terkait, menjajaki program IDB khusus untuk kerja sama USU dan UGM, serta menantikan kontak dari Universitas Pembangunan Budi terkait program doktor. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjaring sinergi dan kontribusi dari alumni, melahirkan kerja sama nyata di bidang pendidikan dan industri, sehingga semakin meningkatkan reputasi dan peringkat FEB UGM di masa depan.
Humas: Suci Hapsari
Editor: Alfian Rama Aditya